Keluarga Toxic Itu Salah Siapa? (Cara Mengatasi Hubungan Keluarga yang Tidak Sehat)

preview_player
Показать описание
Perseners, siapa nih yang lagi ngerasa berada di keluarga yang mungkin kurang suportif dan kasih kamu rasa aman? Mungkin kalau kata orang-orang toxic family atau keluarga yang tidak sehat kali, ya. Nah, di video kali ini Evan bakal membahas tentang keluarga toxic dan kira-kira gimana cara kita menghadapi ataupun mengatasi hubungan keluarga yang gak sehat.

Kalau lo mau drop saran soal topik, lo bisa ke link ini:

━━━━━━━━━━━━━━
APA ITU SATU PERSEN?
▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀
Satu Persen adalah startup pendidikan Indonesia yang fokus pada kesehatan mental, pengembangan diri, dan edukasi life-skills.
Satu Persen memiliki layanan:

━━━━━━━━━━━━━━
BUSINESS INQUIRIES
▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀

━━━━━━━━━━━━━━
SOCIAL MEDIA UTAMA SATU PERSEN
▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀

━━━━━━━━━━━━━━
SOCIAL MEDIA LAINNYA
▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀

━━━━━━━━━━━━━━
TIM PENYUSUN VIDEO
▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀
Scriptwriter: Nabila Isnandini
Audio Editor: Ananda Luchiano
Video Editor: Adi Rachman
Presenter: Ifandi Khainur Rahim
Poster Illustrator: Triaji Sanghika
Poster Designer: Triaji Sanghika

━━━━━━━━━━━━━━
Jangan lupa like, comment, share, dan subscribe ya!
Satu Persen
Lebih Baik Setiap Harinya

#SatuPersen​ #HidupSeutuhnya #SelfLove #Healing #SelfHealing #MemaafkanDiri #MaafkanDiri #PercayaDiri #ManajemenWaktu #Bahagia #Stress #Mindfulness #Kesuksesan #Asertif #KesehatanMental​ #Mindset​ #SemangatHidup​ #VideoMotivasi​ #KesehatanMental​ #Produktif​ #Overthinking​ #Psikologi​ #DiriSendiri​ #kataMutiara​ #KataKataMotivasi #Sukses #Pendapat #Gagasan #Perasaan #FilosofiTeras #Investasi
Рекомендации по теме
Комментарии
Автор

Klo udah mampu membiayai diri sendiri pergi aja lah. Hidup mandiri jauh lebih baik untuk kesehatan mental kita. Menjaga silaturahmi bisa dilakukan dengan banyak cara. Kadang perlu ada jarak supaya bisa buat mereka sadar kalau kita berharga.

marqueemkt
Автор

Orang toxic, narsistis, manipulatif itu gabisa diajak diskusi. Ego mereka besar sekali, dikasih nasehat atau saran dikit langsung meledak amarahnya. Solusinya yaitu pergi dari rumah kalo sudah mandiri. Cari uang banyak buat bikin rumah sendiri, menikah dan membangun keluaga sendiri yg gak toxic. Silaturahmi dijaga, tapi harus tetap waspada krn sikap mereka yg toxic.

pemudamuslim
Автор

Kadang gue iri lihat teman, punya keluarga yang harmonis

ahyarel
Автор

Orang atau keluarga toxic itu pasti munafik.
Aku lebih memilih gak punya keluarga, karena mereka semua satu jenis dan aku satu satu nya yang waras selalu jadi kambing hitam.
Sakit dan hancuurrr banget, yang lain tidak mau berkorban, aku terus yang berkorban dan sellau di korbankan, tetapi setelah lama aku jauh dari mereka, yakin lah ternyata itu keputusan terbaik tanpa mereka.

oasisdates
Автор

Saya mampir ke sini, sngaja nyari di pencarian Youtube karena emang butuh video kayak gini. Udah gak kuat hidup berdampingan dengan saudara yang toxic. Apapun yg kulakukan harus sesuai dengan ekspektasinya. Bahkan ortu kami aja kalah sama ketoxic-an dia. Ketika ocehannya kita balas, dia ngegas lebih kenceng, kalo kalah dia bawa2 status. Mentang2 ini mentang2 itu. Padahal yg mulai toxic dia. Dan aku sama sekali gak pernah ngungkit2 soal status. Intinya dia baik aku juga nanggapinnya baik, kalo jahat siapa sih yg lama2 kuat ngadepinnya?

MELIANA
Автор

Aku juga sedang berada di lingkungan itu sekarang, 1% selalu mengerti kondisi kita, , keep strong dan tetap semangat bro

FerdiGustiawanCh
Автор

CARA TERBAIK MENCARI KEBEBASAN ADALAH TERUS BELAJAR DAN BEKERJA KERAS.. ITU TIKET SATU2NYA KELUAR DARI LINGKARAN KELUARGA. Yakinlah kebebasan ada di depan sana

CMMuNt-ix
Автор

Sedang berusaha menghentikan rantaian Keluarga toxic ini. Menunggu waktunya saja, dan harus banyak belajar.

leo-san
Автор

mari kita bikin organisasi buat anak2 korban toxic, dengan menginfokan tempat tinggal dan pekerjaan buat mereka, yang pengen kabur dari ortu toxic.

amangmahdi
Автор

Keluargaku toxic pdku, mrk memiliki rencana hidup yg mrk inginkan, dan aku yg menjalankannya, di dlm perjalanan itu aku sakit dan sengsara tp mrk g peduli smku, trs menyuruhku trs maju sambil mengejek, menghinaku, meminta biaya hidup dan sekolahku dulu hrs dibyr, aku sgt sengsara krn kelurgaku kejam, tega, jahat padaku.

firamina
Автор

Broken home bukan tentang perceraian saja namun juga dimana tidak ada kasih sayang selalu dicaci selalu dijelekkan di depan orang mental nya selalu dihancurkan ortu
Punya sebuah cita² dan ingin kuliah di kampus a malah dibilang
Nggak usah ketinggian deh"
Maklum orang nggak berpendidikan
Ortu malah menghancurkan mimpi ku

Alyzhr
Автор

Orng toxic gk akan merasa klo dia itu toxic.. mreka akan mrasa slalu benar gk akan mau di ajak utk berubah/ membuat perubahan utk menjdi lbh baik..

ovixciku
Автор

Ini yg bikin gw sulit untuk mantepin niat berkeluarga. Karena gw lahir dr keluarga toxic. Semoga gw bisa evaluasi dan nemuin jodoh bikin keluarga yg lebih baik.

kangmakar
Автор

Mama Ku Merusak Mental Ku Melalui Kata Kata Nya Dan Hujatan Nya Cara Didik Nya Juga Otoriter Dan Overprotektif Mending Kalo Kebutuhan Psikologis Ku Dipenuhi Tapi Ini Malah Mengabaikan Kebutuhan Psikologis Ku Papa Ku Baik Tapi Malah Lebih Ngebela Mama Yang Egois Dan Otoriter Nah Mama Selalu Menuntut Ku Menghargai Dan Mengerti Orang Tua Disaat Aku Yang Pengen Dimengerti Malah Aku Yang Dimarahin Bahkan Sampai Dibilang Aku Gk Bersyukur Setiap Ada Konflik Sama Mama Senjata Mama Itu "Ridho Allah Ridho Ortu, Murka Allah Murka Ortu" Memang Benar Ridho Allah Ridho Ortu Tapi Bukan Berarti Mama Boleh Seenaknya Berbuat Egois Aku Capek Menghadapi Itu Semua Karena Kalo Ngelawan Ujung Ujung Nya Kalah Karena Aku Masih Tinggal Sama Ortu Dan Uang Masih Dari Ortu Bukan Yang Udah Kerja Dan Punya Uang Kalo Misalnya Aku Nikah Aku Berharap Aku Gk Tinggal 1 Rumah Sama Mama Ku Lagi Tapi Ya Aku Yang Penyandang Penyakit Dengan Pola Asuh Otoriter Dan Overprotektif Bisa Apa Yang Hidup Serba Diatur Ortu Apa Apa Selalu Diawasin Ortu Dan Kalo Misalnya Lagi Pergi Dicariin Tapi Kalo Dirumah Dibacotin Duh Gimana Ya Cara Ngadepin Nya Apa Aku Harus Ngalah Gitu Apa Aku Harus Maklumin Gitu 😭

NightSkyStar
Автор

Saya lebih merasa aman berada di luar rumah daripada di rumah, di lingkungan keluarga sendiri. Saya selalu dijelekkin di depan orang lain, selalu dikatain pemalas, tidur terus.

Faktanya saya punya anxiety disorder, tiap malem gabisa tidur, saya frustasi berat, saya baru bisa tidur jam 7 pagi. Tapi karena pagi-pagi mereka bangun dan saya baru tidur, makannya saya dikatain tidur terus.

Saya cape ngadepin mereka, pengen cut off dari mereka semua, karena mental saya terus jatuh sampe pengen bunuh diri beberapa kali. Tapi saya sadar, bunuh diri malah merugikan diri sendiri.

Bingung harus gimana, karena mau pergi pun saya belum bisa membiayai diri sendiri.

Saya dari sma tiap dijelekkin atau dikata-katain saya gak pernah bisa marah lagi karena pernah sekali marah karena berantem sama adik saya, dan saya malah dikatain "gak punya adab!" sama ibu sendiri. Saya langsung terdiam membisu, menangis, dada sampe sakit nahan air mata keluar.

Disitu saya mulai mati rasa sama perasaan sendiri, gabisa ngungkapin perasaan, gabisa mengontrol perasaan, saya bisa mnenggap orang lain yang membuat saya nyaman jadi saudara sendiri (sampe segitunya!)

Di jogja banyak yang sayang sama saya, banyak yang peduli dengan diri saya, bahkan mereka nangisin saya, itu gak pernah saya rasakan di dalam keluarga saya sendiri.

Saya selalu dibanding-bandingkan oleh kakak adik tetangga selalu disalahkan padahal bukan saya yg salah. Maaf jadi curhat, suka pengen ngungkapin perasaan tapi gatau bingung ke siapa jadi disini aja deh 🥹

Messopyne
Автор

Satu Persen selalu punya penyajian yang cakep, sederhana, ramah dan mudah di mengerti secara penutur dan framing nya yang folks yang bisa masuk ke segala genre dengan tidak elitis buat konten sejenis dari kaum milenials yang terkesan memframing kan elitism dan intelektualism ke-postmo"an milenials dari isu - isu yang jadi topik seperti ini.

Terimakasih sekali kakak kakak Satu Persen. 👍

historicalholictime
Автор

Channel 1% selalu relate nangis sesegukan sedari tdi ampe sekarang dan 27 tahun hidup di keluarga toxic yg bikin aku anxiety, trust issue, introvert, sosial disorder

yohanesputra
Автор

bener banget gasi ‘lebih merasa aman diluar rumah’ gua mau ninggalik keluarga tapi gua sayang, gua gamau di judge balik sebagai anak durhaka. walaupun emang udah di judge gitusih

agustinadbr
Автор

pernah merasa di fase ini. dan alhamdulillah umur 25 tahun menikah dengan tujuan punya keluarga sendiri yg harus lebih baik lagi. umur 26 pisah rumah dan bisa nyicil perumahan yg gak terlalu jauh dari ortu untuk menjaga mental saya, istri dan anak saya, walaupun sebenarnya ortu punya rumah lebih dari 2. tapi saya pengen lepas keterkaitan financial sama ortu. dan ternyata luarbiasa dampaknya hidup jadi lebih berarti dan bahagia. ada istri yg selalu suport dan menghargai setiap usaha saya. tetapi saya tetap menjalankan kewajiban sebagai anak. yaitu hampir setiap hari saya jenguk ortu untuk membantu pekerjaan mereka sebisa saya. sekarang sudah punyak anak umur 2thn. dan saya berjanji akan mendidik dia dengan baik, dengan penuh kasih sayang. merangkul dan mengarahkan. tegas pada waktu yg tepat. selebihnya saya serahkan kepada Allah bagaimana anak saya kedepannya.

percayalah hidup itu pilihan, mandiri itu wajib. bahagia dengan tujuan dan perspektif kita sendiri.

karena yg menjalani adalah kita bukan mereka.

semangat teman teman....

dionibras
Автор

Kukira hanya saya sendiri yg mengalami nya gitu. Bahkan sampai lingkaran pergaulan saya dan kesukaan saya harus diatur, sering dibanding bandingkan sama anak org lain, dikatain kanak kanak, dikatain egois, dan masih banyak lagi deh. Saya yakin beberapa orang saat mengalami kejadian tersebut langsung merasa kayak "padahal saya udh berusaha banget utk menyenangkan hati mereka tapi kok yg terjadi malah sebaliknya sih" gitu. walaupun begitu kalian tetap optimis utk berusaha memperbaiki hubungan kalian dengan keluarga kalian dan mencari cara melakukan nya, ya salah satunya menonton video ini. Sumpah kalian keren banget karena tetap berusaha memperbaiki hubungan antara kalian dengan orang tua kalian sendiri. Semoga kalian dan dengan keluarganya masing-masing bisa memperbaiki hubungan kekeluargaan bahkan sampai langgeng.

#terimakasihsatupersen

stanleysudjatmiko