Kades Terlibat Mafia Tanah Terdampak Proyek Tol Demak

preview_player
Показать описание
SEMARANG, KOMPAS.TV - Proyek Jalan Tol Seksi II Semarang-Demak yang sudah selesai dan diresmikan presiden, menjerat Kepala Desa Bedono, Kecamatan Sayung, Kab. Demak, serta seorang mafia tanah yang diketahui adalah warga Genuk, Kota Semarang.

Keduanya ditangkap Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Polrestabes Semarang. Penangkapan kedua pelaku menindaklanjuti adanya laporan penipuan yang dilakukan oleh pelaku kepada korban yang menjual tanah senilai Rp. 800 juta dengan luas sepuluh hektare.

Terungkapnya kasus penipuan yang dilakukan oleh kedua pelaku bermula pada saat pembangunan Jalan Tol Seksi II Semarang-Demak. Korban yang merasa membeli dari pelaku tidak menerima uang ganti rugi pembebasan lahan sebesar satu miliar lebih.

Setelah dilakukan pengecekan di Kantor Pertanahan Kabupaten Demak, ternyata tanah seluas sepuluh hektare yang dibuatkan surat oleh kepala desa telah memiliki sertifikat resmi. "Kepala desa itu diminta membuatkan letter C desa atas sebidang tanah yang ada di Kecamatan Sayung. Ternyata tanah itu kena proyek jalan tol, namun, ganti untung proyek jalan tol justru diterima orang lain yang notabene bukan pemilik sah," jelas AKP Johan Widodo, Kanit Tipidter Polrestabes Semarang.

Sementara itu, Agus Salim, Kepala Desa Bedono mengaku membuatkan surat tanah jenis letter C kepada Tiyari, seorang mafia tanah, atas dasar pembelian yang telah dilakukan oleh Tiyari yang mendapat imbalan Rp. 150 juta. Tiyari mengaku membeli tanah dari saudaranya dan menyuruh kepala desa untuk membuat surat letter C desa sebagai acuan untuk dijual kembali. "Kalau mengenai fee saya tidak pernah menjanjikan. Cuma selama ini karena saya merasa dibantu, selama ini kerjaan saya memang membebaskan lahan di industri dimanapun juga. Untuk letter C ini saya ngasih 150," jelas Tiyari.

Atas kasus penipuan yang dilakukan oleh kepala desa dan mafia tanah, polisi menjerat kedua pelaku dengan pasal 378 KUHP tentang penipuan dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.

#semarang mafiatanah #jalantol #toldemak

Рекомендации по теме
Комментарии
Автор

Bersama ATR/BPN, Polda Jateng Ungkap Kasus Mafia Tanah Terbesar

gambardaerah
Автор

Sertifikat yg seperti ini seharusnya BPN langsung mencabut nya..dan dikembalikan pada yg punya..

brother
Автор

Cek semua kades dan perangkatnya di seluruh indonesia

MbahWariyo-zj
Автор

Udah tua bukannya memperbanyak amal ibadah malah memperbanyak dosa....
Keluargamu pasti bangga dengan kelakuanmu ini....

ymmochannel
Автор

Kades lagi, saya dulu juga kena kades Kalbar klau bisa terapkan hukum mati bagi koruptor

helokitty
Автор

Lurah daerah larangan kab brebes tolong di usut, jalan berapa tahun engga pernh di perbaiki,

SupirMikro
Автор

Tangkap kadesnya.kades udah tidak berguna,

KimAn
Автор

Makanya mereka berdemo itu untuk memanfaatkan jabatannya untuk mendapatkan dana untuk kepentingan pribadinya .

sitimutmainah
Автор

Ben kapok kadese...sya sebagai wargane gedek dana desa 1 priode gk ono perubahan bkas....rasakno kono gus2😅

khafieden
Автор

Ya allah mudah- mudahan beritanya akan kebalik sama yg melaporkan

GayamsariSelatan
Автор

Nipu uang swgitubanyaknya mek 4th penjara enak ya hukum ini

sahilalumajang
Автор

Suruh kembalikan uangnya lalu pelaku karungin lempar kelaut.

kumbangjalanan