Kasman Singodimedjo

preview_player
Показать описание
Mr. R. H. Kasman Singodimedjo (25 Februari 1908 – 25 Oktober 1985) adalah Jaksa Agung Indonesia periode 1945 sampai 1946 dan juga mantan Menteri Muda Kehakiman pada Kabinet Amir Sjarifuddin II. Selain itu ia juga adalah Ketua KNIP (Komite Nasional Indonesia Pusat) yang menjadi cikal bakal dari DPR. Selain itu ia juga pernah menjadi Rektor pertama Universitas Islam Indonesia dan Anggota Konstituante Republik Indonesia
PAHLAWAN NASIONAL

Kasman Singodimedjo, Mr.

25 Februari 1904 - 25 Oktober 1982 Berdasarkan:

Riwayat Hidup

Kasman Singodimedjo lahir di Purworejo, Jawa Tengah, pada tanggal 25 Februari 1904. Ayahnya adalah H. Singomedja pernah menjabat sebagai penghulu, carik (sekretaris desa) dan polisi pamong praja di Lampung Tengah. Kasman Singodimedjo wafat di Jakarta, pada tanggal 25 Oktober 1982 dan dimakamkan di Pemakaman Umum Tanah Kusir, Jakarta. Dilahirkan dari orangtua yang bernama H. Singodimedjo dan ibu yang bernama Kartini. Memiliki seorang istri yang bernama Soepinah Kasiyati (menikah pada tanggal 17 September 1928) serta dikaruniai 6 orang anak; Siam Saputro, Ir. Muhammad Sulaiman Wibisono, Bambang Bagus Toko, Ny. Kabul SH, NC, dan Ny. Dewi Nurul Mustaqimah.
Kasman Singodimedjo mengenyam pendidikan awal di sekolah desa di Purworejo. Selanjutnya dia masuk Holland Indische School (HIS) di Kwitang, Jakarta. Ia pindah ke HIS Kutoarjo, kemudian ke Meer uitgebreid Lager Onderwijs (MULO) di Magelang. Setelah menyelesaikan pendidikannya di MULO, Kasman Singodimedjo sempat masuk School Tot Opleiding Voor Indische Artsen (STOVIA) di Jakarta. Saat di STOVIA inilah dia mulai berorganisasi dalam hal ini Jong Java. Bersama dengan Syamsuridjal, Ki Musa al-Mahfudz dan Suhodo, Kasman Singodimedjo mendirikan Jong Islamieten Bond (JIB) pada 1925. Dia menjadi Ketua Umum JIB pada tahun 1930 – 1935. Tidak menyelesaikan pendidikan di STOVIA, ia beralih ke Recht Hoge School (Sekolah Tinggi Hukum) Jakarta hingga memperoleh gelar Meester in Rechter (Mr). eksistensi Kasman Singodimedjo sejak masa pergerakan nasional, masa pendudukan Belanda hingga paska kemerdekaan sangat beragam, hingga beliau wafat pada 25 Oktober 1982.

Riwayat Perjuangan
Рекомендации по теме